Pada dasarnya aku masih bingung pada diri sendiri karena sebuah pertanyaan yang hingga kini masih menghantui serta membayang-banyangi diriku, "apa itu kehidupan?".
Dulu aku berpikir, sebuah kehidupan adalah dimana segala hal dan keinginan terpenuhi maka akan tercapai sebuah kepuasan dan itu yang namanya kehidupan. Memang semua keinginanku masih belum terpenuhi hanya separuhnya mungkin, hanya saja dalam separuh perjalanan aku terpikir ketika satu keinginan terpenuhi saat itu juga maka q merasa ingin mengejar keinginan yang dan terkadang terselip pernyataan dalam hatiku 'oh ternyata hanya begini ini rasanya', dan saat itu juga terbesit 'seandainya semua keinginan yang kita inginkan telah terpenuhi maka apa yang akan dilakukan?' entahlah aku hanya berpikir pasti tidak akan menyenangkan jika semua keinginan telah terpenuhi dan hidup akan terasa garing dan membosankan karena aku berkeyakinan bahwa Tuhan pasti akan mewujudkan semua keinginan manusia jika menghendaki.
Di sekitar lingkungan yang aku alami secara tidak sadar aku mengamati dan melihat serta ya tentu saja sembari mencari jati diri yang belum ketemu sepenuhnya lagi-lagi terbesit dalam benakku, apa mereka hanya berpikir tentang materi saja? karna setiap hari yang aku dengar dan aku tangkap dari pembicaraan di lingkungan sekitarku hanya itu2 saja meski terkadang aku juga sering terjerumus dalam permasalahan yang njelimet dan mengandung emosi hehehehe(sotoy juga gua padahal hidup gua masih kere hihihihi), terkadang aku heran pada semua orang dan diri sendiri kok mau hidup seperti robot tiap hari harus melakukan aktifitas yang sama melulu dan ya seperti itu2 aja, bangun pagi, kerja, istirahat, kerja, ngumpul, pulang, bobok, dan kurang lebih begitulah. Itupun terjadi tiap hari dan aku bertanya, kenapa harus seperti itu? padahal kita diciptakan dengan kebebasan untuk berbuat, apakah itu sebuah paksaan atau pilihan? Di dalam pekerjaan terkadang berbagai penyakit hati terkadang muncul dan secara tidak sadar membuat aku seolah Tuhan tidak ada dan bukannya takut akan Tuhan namun takut akan manusia dan pekerjaan yang belum selesai. Padahal sejatinya kita manusia diciptakan sama dan tidak seharusnya takut kecuali akan kekuatan Tuhan Yang Maha Esa, namun di dalam kehidupan sehari-hari hal seperti itu ku akui sulit untuk dilakukan. Aku hanya berpikir jika seandainya aku bisa melewati perasaan itu dimana suatu keyakinan yang kuat bahwa Tuhan adalah segalanya dan hanya takut akan Dia mungkin pikiranku akan terbebas dan lebih mengenali diriku sendiri, siapa diriku, dan hidup mungkin kurasakan akan lain dan lebih menyenangkan meski saat ini memang kurasakan bahwa sebuah kehidupan adalah anugerah yang diberikan oleh-Nya apapun kondisinya :)
by: danakingtheday
Tidak ada komentar:
Posting Komentar